
BANDEL BARENG
Selasa,25 November 2008 mungkin jadi hari paling bebas yang pernah aku lakukan secara kompak bersama seluruh teman-temanku kelas XII IPA 1 yang memang sudah terkenal kekompakannya seantero sekolah. Ini dia segelintir kebebasan yang kami lakukan tepat di perayaan hari guru itu.
Kebebasan pertama yaitu,setelah memberikan surprise kepada ibu Koto, wali kelas, kami langsung berbasa-basah ria. Awalnya sih Cuma sekdar nyole-nyolekin krim kue tart ke wajah. Namun salah seorang di antara kami ada ynag iseng dan langsung menyiram air ke kerumunan orang yang sedang sibuk mencari target utuk diolesi krim. Ternyata siram-siraman terus berlanjut sampai tak seorang pun yang biasa lari melindungi diri agar tidak basah. Jika mencoba untuk melrikan diri, pasti akan dikejar dan disiram dengan segalon air. Bahkan sampai ada ynag dijburin ke dalam bak kamr mandi. Kegiatan ini memang luar biasa anehnya. Sampai-sampai kelas tetangga bengong melihat aksi kami ini. Untungnya tak ad aguru yang lihat dan malarang kami. Jadi kami benar-benar bisa bebas berkotor-kotor ria sambil berfoto-foto yang memang sudah menjadi hobby satu kelas.
Kebebasan kedua, setelah berbasa ria, kami melanjutkan “party” ini ke kolam renang untuk berenang bareng. Tanpa ada pulang ke rumah untuk mengganti baju yang sudah basa. Dinginnya pun semakin menusuk kulit karena saat itu sedang turun hujan. Tau ga, kami ngelakuin ini sama sekali tanpa ada izin orang tua atau pihak sekolah dan dengan dana yang paas-pasan. Selain itu renang bareng ini dilakukan dengan pakaian sergam lengkap. Akhirnya kami harus pulang dalam keadaan basah.
Kebebasan ketiga, kami kompakan untuk tidak tambahan di hari itu. Padahl hari itu gurunya killer abis loh. Tapi ga apa-apalah demi kegiatan yang mungkin cuma akan ada sekali seumur hidup. Masalh dimarahi guru kekesikan harinya urusan belakang,yang penting jalan-jalan.
Setelah pulang dari kolam renang,perut tentu tersa lapar. Oleh karena itu perjalanan masih dilanjutkan. Tapi bedanya acara makan ini hanya dilakukan oleh sebahagian saja (pastinya aku ada) karena berbagai alasan yang membuat mereka tidak bisa ikuta. Walaupun hanya makan mie instant tapi terasa begitu nikmat.
Tuntutan alam yaitu mata yang mengantuk dan badan yang lelah membuat kami sangat merindukan rumah. Akhirnya kampi pun pulang dalam keadaan baju yang sudah kering di badan. Tapi hal ini justru menguntungkanku, karena mama pasti ga akan tau kalu aku baru saja pulang dari kolam renang. Hihihihihihi… I REALY FEEL FREE!!!!!!!!!!!!!!!!
Selasa,25 November 2008 mungkin jadi hari paling bebas yang pernah aku lakukan secara kompak bersama seluruh teman-temanku kelas XII IPA 1 yang memang sudah terkenal kekompakannya seantero sekolah. Ini dia segelintir kebebasan yang kami lakukan tepat di perayaan hari guru itu.
Kebebasan pertama yaitu,setelah memberikan surprise kepada ibu Koto, wali kelas, kami langsung berbasa-basah ria. Awalnya sih Cuma sekdar nyole-nyolekin krim kue tart ke wajah. Namun salah seorang di antara kami ada ynag iseng dan langsung menyiram air ke kerumunan orang yang sedang sibuk mencari target utuk diolesi krim. Ternyata siram-siraman terus berlanjut sampai tak seorang pun yang biasa lari melindungi diri agar tidak basah. Jika mencoba untuk melrikan diri, pasti akan dikejar dan disiram dengan segalon air. Bahkan sampai ada ynag dijburin ke dalam bak kamr mandi. Kegiatan ini memang luar biasa anehnya. Sampai-sampai kelas tetangga bengong melihat aksi kami ini. Untungnya tak ad aguru yang lihat dan malarang kami. Jadi kami benar-benar bisa bebas berkotor-kotor ria sambil berfoto-foto yang memang sudah menjadi hobby satu kelas.
Kebebasan kedua, setelah berbasa ria, kami melanjutkan “party” ini ke kolam renang untuk berenang bareng. Tanpa ada pulang ke rumah untuk mengganti baju yang sudah basa. Dinginnya pun semakin menusuk kulit karena saat itu sedang turun hujan. Tau ga, kami ngelakuin ini sama sekali tanpa ada izin orang tua atau pihak sekolah dan dengan dana yang paas-pasan. Selain itu renang bareng ini dilakukan dengan pakaian sergam lengkap. Akhirnya kami harus pulang dalam keadaan basah.
Kebebasan ketiga, kami kompakan untuk tidak tambahan di hari itu. Padahl hari itu gurunya killer abis loh. Tapi ga apa-apalah demi kegiatan yang mungkin cuma akan ada sekali seumur hidup. Masalh dimarahi guru kekesikan harinya urusan belakang,yang penting jalan-jalan.
Setelah pulang dari kolam renang,perut tentu tersa lapar. Oleh karena itu perjalanan masih dilanjutkan. Tapi bedanya acara makan ini hanya dilakukan oleh sebahagian saja (pastinya aku ada) karena berbagai alasan yang membuat mereka tidak bisa ikuta. Walaupun hanya makan mie instant tapi terasa begitu nikmat.
Tuntutan alam yaitu mata yang mengantuk dan badan yang lelah membuat kami sangat merindukan rumah. Akhirnya kampi pun pulang dalam keadaan baju yang sudah kering di badan. Tapi hal ini justru menguntungkanku, karena mama pasti ga akan tau kalu aku baru saja pulang dari kolam renang. Hihihihihihi… I REALY FEEL FREE!!!!!!!!!!!!!!!!


.jpg)
